- Ribuan Pencari Kerja Ramaikan BPJS Ketenagakerjaan Job Fair
- Aparat Keamanan Lakukan Patroli Bersama
- Tim U-15 Serahkan Piala Gubernur ke Walikota Batam
- Kepri Masih Alami Deflasi di April 2018
- Prihatin Tragedi Surabaya, BEI Kenakan Pita Hitam di Lengan
- Pelindo Siapkan 2.000 Tiket Mudik Gratis
- Cahaya Garden Jadi Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
- 250 Lansia Sekupang Bergembira di Pantai Dangas
- Umat Muslim Batam Mengaji Bersama di Engku Putri
- Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final
Pembangunan Citra Aerolink Langkah Awal Bangkitnya Ekonomi Batam
Berita Populer
- Sekolah SMA di Batam Gratis, Uang Komite Dihapuskan
- Gaji Tenaga Kontrak Pemko Batam Sesuai SHB
- Domisili Usaha Tak Perlu Diperpanjang Tiap Tahun
- Pensiunkan PNS Ijazah SMA, Pemko Tunggu Juknis Menpan RB
- Cek Proses KTP Cukup Lewat SMS
Berita Terkait
MEDIA CENTER BATAM- Dimulainya pembangunan Citra Aerolink Batam di Kabil Integrated Industrial Estate (KIIE) merupakan salah satu bentuk akan bergejolak kembali ekonomi di Kota Batam. Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota (Wako) Batam, Muhammad Rudi usai menghadiri Ground Breaking Citra Aerolink, Kamis (26/10) di Kabil. Ia mengatakan pembangunan Citra Aerolink merupakan bentuk kerjasama antara PT Ciputra Residence dengan Kabil Citra Nusa. Pembangunan Citra Aerolink ditandai dengan penekanan sirine oleh Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Presdir Citra Tubindo, Chris Wiluan dan Presdir PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata.
“Baru kemarin kita berdialog bersama, dan hari ini langsung dibuktikan dengan dimulainya pembangunan Citra Aerolink. Ternyata yang memiliki uang itu menunggu kapan mereka bisa memulai investasinya. Mereka tidak mau izin yang berbelit-belit. Sekarang kita telah memiliki niat yang sama untuk membangun Batam,” ungkap Wako.
Saat ini menurutnya ada sekitar lima pelaku usaha yang mengajukan izin untuk pembangunan hotel maupun apartement. Jika pembangunan tersebut berdampak pada meningkatnya ekonomi Batam maka izin tersebut akan diberikannya. Dengan adanya pembangunan baik hotel ataupun mall maka akan berdampak pada terserapnya tenaga kerja di Kota Batam. Menurutnya baik ia (Wako,red) maupun Ketua BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo telah berkomitmen kepada Menteri Perekonomian untuk menaikkan ekonomi Batam menjadi 7 persen.
“Dua tahun ekonomi Batam kembali naik 7 persen, kalian siap? Itu kata Pak Menteri Perekonomian. Saya dan Pak Lukita jawab siap. Untuk masalah transformasi dari FTZ ke KEK kan sudah selesai. Sekarang yang penting bagaimana ekonomi bisa hidup kembali dan lapangan kerja terbuka,” sebutnya.
Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun yang hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Citra Aerolink Batam mengapresiasi kerjasama tersebut. Baginya ini langkah awal untuk hidupnya kembali perekonomian di Kota Batam. Letak Batam yang strategis sangat tepat bagi pelaku usaha untuk berinvestasi di Batam.
Sementara itu, Chris Wiluan dalam sambutannya mengatakan bahwa kawasan Citra Aerolink merupakan kawasan jasa, komersial dan convention. Melalui kerjasama ini ia berharap dapat mendukung pemerintah untuk meningkatkan perekonomian di Kota Batam. Dengan pelantikan Ketua BP Batam yang baru, sebagai pelaku usaha ia optimis dan akan ikut berpartisipasi untuk mengembalikan ekonomi Batam menjadi 7 persen. Ia juga mengungkapkan bahwa lokasi Citra Aerolink sangat strategis karena dekat dengan pelabuhan dan bandara. Citra Aerolink juga menawarkan beberapa kelebihan-kelebihan infrastruktur diantaranya penyediaan energy, fiber optic dan keamanan.
“Citra Aerolink Batam akan menyediakan kebutuhan pelaku industry dengan pengembangan area komersial binis yang terintegrasi antara logistic dan office dan letaknya dekat dengan bandara dan pelabuhan. Melalui pelabuhan sudah bisa mengirim barang ke seluruh dunia,” sebutnya.
Kemarin telah dilakukan peletakan batu pertama Citra Aerolink pada type silver dengan ukuran 12 x 30m2. Budiarsa Sastrawinata mengatakan bahwa industry kabil merupakan objek vital nasional. Dan diperkirakan untuk tahap pertama pembangunan akan selesai pada pertengahan 2018 mendatang.