- Ribuan Pencari Kerja Ramaikan BPJS Ketenagakerjaan Job Fair
- Aparat Keamanan Lakukan Patroli Bersama
- Tim U-15 Serahkan Piala Gubernur ke Walikota Batam
- Kepri Masih Alami Deflasi di April 2018
- Prihatin Tragedi Surabaya, BEI Kenakan Pita Hitam di Lengan
- Pelindo Siapkan 2.000 Tiket Mudik Gratis
- Cahaya Garden Jadi Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
- 250 Lansia Sekupang Bergembira di Pantai Dangas
- Umat Muslim Batam Mengaji Bersama di Engku Putri
- Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final
Rute Punggur-Jodoh Perluas Jaringan Trayek Trans Batam
Berita Populer
- Sekolah SMA di Batam Gratis, Uang Komite Dihapuskan
- Gaji Tenaga Kontrak Pemko Batam Sesuai SHB
- Domisili Usaha Tak Perlu Diperpanjang Tiap Tahun
- Pensiunkan PNS Ijazah SMA, Pemko Tunggu Juknis Menpan RB
- Cek Proses KTP Cukup Lewat SMS
Berita Terkait
Media Center Batam - Pelayanan bus Trans Batam semakin luas. Dinas Perhubungan membuka rute baru yakni Telagapunggur-Jodoh. Adapun jalur yang dilalui yaitu Jalan Hasanudin, sepanjang Jalan Sudirman, Jalan Bunga Raya, dan Jalan Duyung.
"Jalur yang dilayani itu dari Punggur, ke bundaran Punggur-Bandara, lalu ke Simpang Kabil, Indomobil, belok Bunga Raya, lewat BCS, DC Mall, masuk ke Terminal Jodoh," papar Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri di Batam Centre, Kamis (16/2).
Dengan hadirnya rute baru ini maka Trans Batam sudah melayani delapan trayek. Yaitu Sekupang-Batam Centre, Tanjunguncang-Batam Centre, Sekupang-Jodoh, Tanjunguncang-Sekupang, Tanjungpiayu-Jodoh, Nongsa-Jodoh, dan Punggur-Jodoh.
"Ke depan kita juga punya rencana penambahan dua koridor lagi, yaitu Nongsa-Punggur, dan Tembesi-Galang. Sekarang kita punya 77 bus. Yang operasi layani tujuh rute 52 bus. Dan kita berencana usulkan penambahan bus lagi," kata dia.
Yusfa mengatakan saat ini ada beberapa titik yang belum memiliki halte di jalur baru tersebut. Namun untuk sementara Dinas Perhubungan sudah meletakkan beberapa rambu bus stop sebagai penanda tempat berhentinya bus.
"Tahun ini kita akan lakukan penataan lagi terhadap halte. Ada jalan-jalan yang sudah selesai dilebarkan, halte posisi awal dibongkar. Halte yang belum ada, tahun ini akan kita bangun. Belum bisa bangun keseluruhan jadi sebagian kita buat bus stop saja," ujarnya.
Untuk di bus stop tanpa halte, penumpang bisa naik dan turun dari pintu depan sebelah sopir. Pintu ini memiliki anak tangga yang cukup rendah. Tak seperti pintu tengah yang rata-rata ketinggiannya 80 cm dari permukaan tanah.
"Ketinggian bus bervariasi, 120, 80, 70 cm dari permukaan tanah. Halte rata-rata 80 cm. Jadi untuk yang belum ada halte bisa turun dari pintu sopir. Sedangkan yang sudah ada halte wajib turun di pintu penumpang," kata Yusfa.
![Iklan Bawah Detail Berita](foto_iklantengah/45149ppid.jpg)