Breaking News
- Ribuan Pencari Kerja Ramaikan BPJS Ketenagakerjaan Job Fair
- Aparat Keamanan Lakukan Patroli Bersama
- Tim U-15 Serahkan Piala Gubernur ke Walikota Batam
- Kepri Masih Alami Deflasi di April 2018
- Prihatin Tragedi Surabaya, BEI Kenakan Pita Hitam di Lengan
- Pelindo Siapkan 2.000 Tiket Mudik Gratis
- Cahaya Garden Jadi Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
- 250 Lansia Sekupang Bergembira di Pantai Dangas
- Umat Muslim Batam Mengaji Bersama di Engku Putri
- Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final
Masyarakat Diminta Tidak Berhenti di Jembatan Barelang
Berita Populer
- Sekolah SMA di Batam Gratis, Uang Komite Dihapuskan
- Gaji Tenaga Kontrak Pemko Batam Sesuai SHB
- Domisili Usaha Tak Perlu Diperpanjang Tiap Tahun
- Pensiunkan PNS Ijazah SMA, Pemko Tunggu Juknis Menpan RB
- Cek Proses KTP Cukup Lewat SMS
Berita Terkait
Media
Center Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengatakan meski ada
bagian dari kabel penyangga yang rusak, jembatan I Barelang tetap
aman untuk dilalui kendaraan. Direktur Promosi dan Humas BP Batam,
Purnomo Andiantono menjelaskan ada dua dari delapan wire pada
satu dari 90 cable
strand di
dalam satu cable
stay bridge yang
putus.
"Kondisinya
tetap aman untuk dilintasi. Hanya untuk kendaraan besar perlu diatur
saat melintas. Pengaturan perlu dilakukan untuk memastikan beban
jembatan tidak terlalu besar," ujarnya, Kamis (2/6).
Dan
kepada masyarakat diminta untuk tidak memarkirkan kendaraannya di
atas jembatan. Selain menambah beban jembatan juga bahaya bagia
kendaraan lain.
Hal
senada diungkapkan Kabag Humas Setdako Batam, Ardiwinata. Ia
mengimbau masyarakat yang ingin berwisata agar memanfaatkan Pantai
Dendang Melayu.
Apalagi
pemerintah sudah menyiapkan fasilitas bagi wisatawan yang ingin
berfoto ria dengan latar Jembatan Fisabilillah tersebut.
"Saat
pemerintah membangun Pantai Dendang Melayu, sudah dipikirkan sudut
mana yang tepat untuk menangkap gambar jembatan secara utuh.
Karenanya wisata di Dendang Melayu tidak akan mengurangi arti
kunjungan. Malah lebih bagus," kata Ardi.
Jembatan
Barelang ini dibangun di masa kepemimpinan BJ Habibie di Otorita
Batam. Jembatan I Barelang membentang sepanjang 642 meter, dilengkapi
dua tiang setinggi 118 meter.
Saat
ini BP Batam sedang melakukan perawatan dan perbaikan dengan
menggunakan konsultan asal Korea. Untuk penggantian kabel yang putus
tersebut, BP Batam akan melakukan pengecekan mengenai harga dan
metodenya karena materialnya semua berasal dari luar negeri.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments