Wamenag Puji Manajemen Al-Quran centre Batam

0
268

Batam – Pola pengembangan umat melalui pengelolaan Al-Quran Centre di Batam bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar menilai managemen Al-Quran centre yang ada di Batam sangat bagus dan bisa menjadi trendsenter pengembangan umat islam ke depan.

“Ke depan harus lebih baik lagi, sehingga bisa menjadi yang terbaik,” kata Nasaruddin usai membuka Seminar Nasional Al-Quran di Hotel Harmoni One Batam Centre, Sabtu (7/6).

Seminar ini diadakan dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXV di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 5-14 Juni 2014.

Dalam sambutannya ketika membuka seminar, Nasaruddin mengajak umat Islam untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena Al-Quran merupakan sumber ilmu yang paling lengkap dan terjamin keabsahannya.

Aktualisasi nilai Al-Quran ini, kata Nasaruddin, bisa menjadi benteng atas banyaknya paham asing yang masuk ke Indonesia.

“Umat Islam jangan terpengaruh nilai-nilai barat yang sengaja masuk ke Indonesia untuk mempengaruhi moral bangsa. Apakah melalui seni atau dalam bentuk apapun,” katanya.

Hal senada diungkapkan Profesor Abdullah Yasin, dosen University Malaya, Malaysia. Ia mengingatkan perlunya untuk mengajarkan akidah pada semua muslim sejak dini. Karena akidah ini bisa menjadi benteng diri bagi umat islam. Jika akidah sudah tertanam, orangtua tak perlu khawatir anak-anaknya akan melakukan perbuatan tercela.

Ia mengatakan banyak contoh sederhana yang menunjukkan bahwa akidah belum tertanam secara baik sejak dini. Di antaranya dalam hal manajemen waktu. Masih banyak muslim yang belum bisa mengatur waktu dengan baik dan tepat waktu. 

Seminar ini juga menghadirkan dua pembicara lainnya, yaitu Mukhlish Hanafi MA, Dosen Pasca Sarjana UIN Syarief Hidayatullah Jakarta dan Pusat Studi Ilmu Alquran Jakarta; serta Abdullah Mustaqim MA, Dosen Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here