Menurut Rudi, untuk bisa mencapai cita-cita dan berhasil saat dewasa, maka harus sekolah. “Sudah saatnya orang pulau sejajar dengan orang kota. Khususnya dalam bidang pendidikan,” katanya.
Kepada para orang tua, Rudi berpesan jangan ragu untuk menyekolahkan anaknya sampai jenjang yang tinggi. Orang yang berilmu lebih tinggi derajatnya dari orang yang tidak berilmu. “Biarkan dia sekolah karena siapa yang punya ilmu dia terdepan,” imbuhnya.
Bagi masyarakat pulau yang merasa kurang mampu secara ekonomi, Pemko Batam menyiapkan beasiswa bagi anak-anak hinterland. “Setiap tahun Pemko Batam berikan beasiswa 30-40 anak untuk dikuliahkan,” sebut Rudi.
Selain beasiswa, Pemko Batam juga memberi perhatian serius dalam kemajuan sektor pendidikan di Batam. Khusus bagi sekolah di hinterland, tidak akan dipungut uang masuk maupun uang komite dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah menengah Atas (SMA). . “Sehingga semangat anak-anak untuk belajar semakin tinggi dan harapannya berimbas pada prestasi anak-anak yang semakin meningkat,” masih kata Rudi.
Pemko Batam, sebut Rudi juga menyiapkan tambahan guru agama islam bagi sekolah-sekolah di hinterland. Saat ini, sudah dikirim 26 guru agama dari permintaan 50 orang guru agama untuk anak-anak di pulau-pulau. “Guru-guru agama tersebut harus paham betul soal agama diharapkan dapat membimbing anak-anak memiliki akhlak yang mulia,” aku Rudi.