BATAM – Nilai-nilai keimanan sangat penting ditanamkan terutama sejak usia dini sebagai bekal sekaligus benteng menjaga keimanan generasi muda yang berkualitas. Demikian dikatakan Walikota Batam, Ahmad Dahlan dalam sambutannya saat berbuka puasa di Masjid Al Kautsar Perum Batu Aji III, kelurahan Sagulung Kota Kecamatan Sagulung, Rabu (24/6).
Sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keimanan tersebut, Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) sebut Dahlan memiliki peranan penting didalamnya. Pendidikan agama yang diberikan di sekolah formal dinilai belum maksimal, sehingga keberadaan TPQ dapat melengkapi pendidikan agama yang belum didapat di sekolah. “Iman yang kokoh sangat diperlukan. Adanya tindak kejahatan sering terjadi karena kurangnya iman. Untuk itu bekal agama sangat penting ditanamkan sejak usia dini”, ujar Ahmad Dahlan.
Walikota juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Batam mencanangkan program tiap masjid harus ada satu TPQ. Sebab agamalah yang menjadi benteng awal yang harus diberikan pada anak-anak. Apabila anak-anak Batam tidak diberi pemahaman agama sejak dini, maka rentan untuk terkena dampak negatif perkembangan kota industri ini.
Dalam kesempatan itu, Walikota meminta pengurus masjid atau warga untuk membentuk yayasan untuk mendapatkan bantuan mendirikan TPQ di masjid Al Kautsar. “buat yayasan yang terpisah dari yayasan masjid agar dapat diberi bantuan juga”, jelas Wako.
Pada malam harinya, Walikota Batam bersama rombongan melanjutkan safari Ramadhan ke masjid Al Jihad perum Sentosa Perdana kelurahan Tembesi untuk sholat tarawih berjamaah sekaligus bersilaturahmi bersama warga.
Dalam dialog bersama jamaah, perwakilan pengurus masjid Al Jihad, Ahmad Masri melaporkan status masjid yang belum jelas dari pihak developer. Untuk itu, ia berharap dengan kunjungan Walikota beserta jajaran dapat membantu penyelesaian status lahan Al Jihad.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Dahlan meminta dinas tata kota bersama perangkat kelurahan dan kecamatan untuk segera dapat memfasilitasi penyelesaian status lahan ini. “saya minta segera diselesaikan. Senin saya tunggu laporannya. Yang penting peruntukan memang jellas untuk fasum atau fasos”, katanya.
Jumlah rumah ibadah umat islam jelas Wako saat ini terdapat 800 buah untuk masjid dan 400 buah untuk mushala. Dengan jumlah penduduk yang 80 persen beragama islam, angka rumah ibadah tersebut belumlah cukup. Begitu pula dengan rumah ibadah agama lainnya. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada developer properti di Kota Batam untuk mengalokasikan lahan untuk fasum atau fasus yang diperuntukkan untuk rumah ibadah sesuai dengan peraturan yang ada.











