Melalui Peringatan HKN ke-54 Masyarakat Dapat Meningkatkan Prilaku Hidup Sehat

0
229

HUMAS PEMKO BATAM – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54, Dinas Kesehatan Kota Batam menggelar beragam pertandingan diantaranya tarian enam langkah cuci tangan, senam peregangan dan pertandingan olahraga futsal, badminton, tenis meja dan catur. Puncaknya peringatan HKN ke-54 Tingkat Kota Batam digelar upacara yang dipimpin Walikota Batam, Muhammad Rudi di Dataran Engku Putri, Senin (12/11). Upacara diikuti ASN di lingkungan Pemko Batam, tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, bidan dan perawat serta mahasiswa dari akademi kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menuturkan lomba tarian enam langkah cuci tangan ini juga ada memiliki lagu. “Dengan budaya mencuci tangan 80 persen bakteri yang menempel ditangan mati,” katanya. Sedangkan untuk senam peregangan menurutnya sudah menjadi program Kementrian Kesehatan. Bagi yang bekerja di dalam ruangan dapat melakukan senam peregangan pada pukul 10.00 Wib dan pukul 14.00 Wib. Program ini menurutnya sudah mulai dilaksanakan di Puskesmas.

Pada tahun ini HKN ke 54 mengambil tema ‘Aku Cinta Sehat’ dengan subtema ‘Ayo Hidup Sehat Mulai Dari Kita’. Tema tersebut sejalan dengan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) yang menekankan pada kesadaran setiap individu untuk meningkatkan perilaku hidup sehat.

“Peringatan HKN ke-54 ini sebagai momentum yang baik untuk mengingatkan kita bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud apabila semua komponen bangsa berperan serta dalam upaya kesehatan dengan memprioritaskan promotif preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitasi,” papar Rudi dalam sambutan Menteri Kesehatan yang dibacakan dalam amanatnya.

Rudi menambahkan, peringatan HKN ke-54 bertepatan dengan empat tahun pemerintahan Jokowi-JK dan patut disyukuri berbagai program kesehatan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik. Hal ini dapat direfleksikan melalui hasil-hasil pembangunan kesehatan yang meliputi upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu pelayanan.

Dalam kaitan peran pemerintahan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan melalui perlindungan finansial telah dibayarkan iuran bagi penerima bantuan iuran yakni 87,8 juta jiwa pada tahun 2015 menjadi 92,3 juta jiwa. Fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menerima layanan JKN dari 19.969 pada tahun 2015 menjadi 21.763 ditahun 2017. Untuk fasilitas tingkat kelanjutan juga mengalami peningkatan dari 1.847 faskes pada tahun 2015 menjadi 2.292 ditahun 2017.

Lebih lanjut Rudi mengajak jajarannya mengobarkan semangat melayani dan semangat menangkap aspirasi dari masyarakat. Ia menyadari keberhasilan program kesehatan tidak terlepas peran serta masyarakat dan lintas sektor terkait, oleh karena itu Kementerian Kesehatan mendorong terlaksananya gerakan masyarakat hidup sehat.

“Dengan Germas kita mengajak kerjasama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat yang berperilaku hidup sehat yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat,” tandasnya.

Upacara juga dihadiri Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin dan unsur Pimpinan Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam.(HP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here