Hujan Tak Surutkan Semangat Aksi Goro di Tanjunguma

0
223

HUMAS PEMKO BATAM – Kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan RW 04 Kampung Agas, Tanjunguma tetap berlanjut meski hujan turun dengan derasnya pada Jumat (9/11) pagi. Aksi gotong royong ini merupakan inisiator Dandim 316/Batam, Romel Jangga Wardhana bersama anggotanya. Turut serta dalam aksi gotong royong ini jajaran Kodim 0316/Batam, TNI-Polri, Satpol PP, ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, DPRD Kota Batam, BP Batam, Pemuda Pancasila, berbagai OKP dan masyarakat umum.

Walikota Batam, Muhammad Rudi pun turut serta dalam aksi gotong royong bersama dengan masyarakat di Tanjunguma. Satu persatu sampah, tumpukan kayu, potongan dahan, reruntuhan atau puing-puing bekas bangunan, dibersihkan.

Dalam kesempatan itu Rudi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dandim 0316/Batam, Romel Jangga Wardhana yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Aksi bersih-bersih ini menurutnya sangat penting karena dalam kehidupan harus menjaga kebersihan. Tidak lupa Rudi juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Tanjunguma dan seluruh aparat pemerintah yang terlibat dalam aksi gotong royong itu.

“Bersih-bersih bukan karena parisiwsata. Kembali ke pribadi kita, bahwa hidup harus bersih. Dimulai dari lingkungan dimana kita tinggal, rumah tempat kita tinggal harus bersih. Kalau ini bisa kita ciptakan maka Kota Batam akan bersih,” sebutnya disela aksi gotong royong.

Katanya, jika kebersihan rumah menjadi tanggungjawab pribadi yang memiliki rumah maka kebersihan Kota Batam akan menjadi tanggungjawab pimpinan daerah. Jika terjjalin synergi yang terpadu, ia yakin Batam akan bersih. Dengan begitu Kota Batam akan menjadi hidup dan berkembang.

“Hari ini kita sudah mulai dari kota atas kerjasama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan kota sudah bersih. Disamping kami membersihkan jalan, lebarkan jalan dan drainasenya pun kami selesaikan. Tentu titiknya tidak di kota saja, tapi kota maunya satu Kota Bata mini bersih. Dan kita mulai dari tengah kota, kita geser lama-lama seluruh kota ini menjadi bersih,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan membersihkan lingkungan ini dapat terlaksana sebulan sekali. Ia mengajak seluruh komponen bersama-sama melakukan kerja bakti demi masyarakat Kota Batam. Rudi mengatakan jika wisata di Kota Batam hidup maka semua masyarakat akan menikmati.

“Menikmatinya apa, karena pariwisata salah satu sumber ekonomi, karena industri lagi ada masalah. WIsata kita tonjolkan karena itu langkah cepat mengatasi krisis ekonomi,” ujarnya lagi.

Terkait masalah sampah yang terdapat di laut menurutnya memasang jaring di sepanjang bibir laut bukan langkah yang tepat. Yang harus dilakukan menurutnya adalah meluruskan pinggir bibir laut. Jika pinggir bibir sudah diluruskan tinggal mencari drainase yang airnya di buang ke laut dan itu yang akan dipasang jaring.

“Itu yang harus kita dudukkan. Pemilik lahan akan kita undang agar membuat batu miring di batas tanahnya itu. Sehingga laut betul bisa dijaga terutama dari sampah dari darat.Kalau sekarang kan agak bau, intinya jika uang banyak semua bisa dilakukan,” katanya mengakhiri.(HP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here