HUMAS PEMKO BATAM– Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Tahun 2018, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan membangun satu pelabuhan rakyat (Pelra) di Pulau Airsaga. Selanjutnya juga akan ada pengadaan lima unit speed boat untuk layanan antar pulau. Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri menyebut total anggaran untuk dua kegiatan itu mencapai Rp3,9 miliar.
“Untuk pembangunan pelabuhan anggarannya Rp3,4 miliar dan untuk pengadaan speed boat total anggarannya Rp550 juta,” sebut Yusfa beberapa waktu lalu di Vista Hotel.
Proyek ini diselenggarakan untuk mendukung kegiatan harian dan ekonomi masyarakat pulau. Saat ini proses dua kegiatan ini sudah masuk tahap lelang. Diperkirakan pada Mei mendatang pelabuhan sudah mulau dikerjakan. “Termasuk pengadaan speed boat juga sedang kami persiapkan,” tambahnya.
Terkait pelabuhan, ia mengatakan Batam yang merupakan daerah kepulauan butuh banyak pelabuhan. Namun ia memahami pembangunan harus dilakukan bertahap sesuai dengan jumlah bantuan dari pemerintah pusat. Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini menyebutkan Pemko Batam berharap dana pusat untuk pembangunan pelabuhan pulau yakni mengandalkan bantuan DAK.
“Sudah diajukan juga pelabuhan untuk di Pulau Karas Nongsa dan Sekanak Raya Belakang Padang. Mudah-mudahan tahun depan terealisasi,” ucap dia.
Tak hanya dua pelabuhan ini, ada banyak titik kebutuhan pelabuhan di pulau-pulau lain. Untuk itu tahun ini pihaknya akan menggelar kajian kebutuhan pelabuhan, kegiatan ini diiringi dengan kajian kebutuhan Jembatan penyebrangan Orang (JPO) se Batam. Selain infrastruktur pelabuhan, armada angkutan kini juga sudah mulai tersedia, di laut kini tersedia 1 kapal, enam unit speedboat dan tambahan pengadaan tahun ini lima unit speed boat.
“Daerah kita inikan kepulauan, perlu koneksi antarpulau, pelabuhan itu kalau di darat ibarat haltenya,” ucap dia.
Tak hanya pelabuhan untuk mendukung kegiatan menggunakan dana yang sama, tahun lalu juga dibangun pelabuhan di pulau Putri untuk mendukung potensi wisata. “Kita hanya membangun pelabuhannya saja. Untuk akses jalannya yang memangun Balai Wilayah Sungai Kementrian PUPR,” katanya mengakhiri.(HP)












