Wako Gelar Dialok Dengan Pemilik Ruko Tanjung Pantun

0
232

HUMAS PROTOKOL BATAM – Untuk menyamakan persepsi dalam penataan Jodoh Boulevard, Wali Kota (Wako) Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Ahmad beserta jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam melakukan dialok dengan pemilik Ruko di kawasan Pasar Tanjung Pantun, Jumat (22/9) di Hotel GGI Jodoh. Dari data yang disampaikan oleh Camat Batu Ampar, Tukijan jumlah Ruko di Tanjung Pantun sebanyak 364 unit dengan jumlah pemilik 218 orang.

Dalam kesempatan itu Wako meminta kesepakatan dari pemilik Ruko di Tanjung Pantun agar bersedia menaikkan bangunan menjadi empat lantai. Kemudian penataan Ruko harus sesuai dengan garis sepadan bangunan (GSB). Pemilik Ruko juga diminta untuk mempercantik Rukonya masing-masing. Saat ini Pemko Batam telah memulai penataan Jodoh Boulevard tahap pertama. Diakuinya bahwa untuk melakukan penataan Jodoh Boulevard harus ada dukungan dari para pemilik Ruko.

“Pertemuan ini sengaja kita buat agar apa-apa yang menjadi kebijakan Pemko Batam Bapak, Ibu tidak terkejut. Jika ini sudah ditata maka Jodoh akan enak dipandang dan pertumbuhan ekonomi akan bergejolak,” ujarnya diawal sambutan.

Pemko Batam menurutnya telah merelokasi sebagian pedagang yang ada di kawasan tersebut. Belum seluruhnya dipindahkan mengingat belum adanya tempat yang disiapkan oleh Pemko Batam. Diakuinya bahwa ia selaku Walikota telah menandatangani pengalihan aset Pasar Induk, namun untuk bangunan dari Pasar Induk itu masih belum bisa dikelola oleh Pemko Batam. Katanya, jika sudah sepenuhnya dikelola oleh Pemko Batam, bangunan Pasar Induk akan dibagi menjadi dua bagian, pasar basah dan pasar kering.

Jika sudah ditata uangkapnya, maka tidak ada kendaraan yang melintas di area Jodoh Boulevard. Diyakininya pada akhir tahun 2018 pembangunan infrastruktur di Kota Batam selesai dikerjakan. Image Batam sebagai kota industri akan dirubah menjadi Kota Pariwisata. Wako yakin jika kondisi Batam aman, bersih dan warganya saling hormat dan menghargai maka orang akan senang berkunjung ke Batam. Menurutnya kondisi Jodoh saat ini kumuh dan tidak terawatt.

“Jika kompak, saya yakin Batam pasti akan bagus. Batam bagian timur sudah kita bangun, sekarang kita akan bangun dan Tata Jodoh Boulevard, sehingga akhir 2018 sudah bagus dan orang akan datang ke Jodoh untuk belanja,” sebutnya di depan pemilik Ruko yang hadir.

Sementara itu dari dialok yang dilakukan antara Wako, Wawako dan perwakilan pedagang, mereka mendukung upaya Pemko Batam untuk menata kawasan Jodoh Boulevard. Perihal untuk menaikkan bangunan Ruko menjadi empat lantai, mereka mempertanyakan mengenai kekuatan kontruksi bangunan. Hal lain yang disampaikan terkait pengawasan di sekitar Jodoh Boulevard, bagaimana setelah ditata lokasi tetap terjaga.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh pemilik Ruko, Wawako mengungkapkan bahwa saat ini Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, tengah membuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya dari Pemko Batam untuk menghidupkan pariwisata di Kota Batam. Untuk mewujudkan itu maka kondisi Batam harus aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.

Untuk pengawasan Wawako berjanji untuk memperketat pengawasan di lokasi Jodoh Boulevard. “Kita akan tata dan buat menjadi cantik, sehingga orang akan datang ke Jodoh. Targetnya adalah akan kembali membuat Batam kembali bergairah,” ujarnya menjelaskan.(HP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here