Pemko Geser U-turn
HUMAS PROTOKOL BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggeser u-turn depan jalan Palm Pring, Batam Centre. Selain menggeser posisi u-turn yang ada saat ini, Pemko Batam juga akan membangun halte di sana. Pembangunan halte dimaksud untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan umum. Untuk menentukan lokasi u-turn dan pembangunan halte, Senin (11/9) Wali Kota Batam, Muhammad Rudi bersama dengan OPD terkait melakukan peninjauan lokasi.
Rencananya, halte tersebut akan dibangun simple sehingga memudahkan masyarakat terutama orangtua yang menunggu angkutan umum di sana. Halte tidak hanya berfungsi untuk menunggu angkutan umum namun bisa juga digunakan bagi masyarakat yang ingin duduk untuk istirahat sementara di sana.
“Kita akan tata senyaman mungkin untuk masyarakat. Posisi u-turn akan kita geser sedikit dan akan kita bangun halte di sana. Lokasi halte tentunya tidak akan mengangggu lalu lintas,” ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
Atap halte juga akan dibangun mengarah ke pedestrian jalan, sehingga bisa bermanfaat bagi pejalan kaki.
“Yang pasti tidak tinggi seperti halte yang sudah ada sekarang. Antara 10-20 cm dari badan jalan, yang penting tidak masuk air,” ungkapnya lagi.
Penataan lain yang dilakukan ke depan adalah dengan memindahkan tiang bendera yang ada di simpang flyover ke sepanjang jalan di Palm Spring. Palm Spring akan ditata sebagai tempat wisata bagi masyarakat Batam. Sehingga kegiatan tidak hanya dipusatkan di Nagoya ataupun Dataran Engku Putri saja.
“Sampai hari ini kegiatan masih dipusatkan di Nagoya. Kita akan bangun taman dan lampu-lampu, sehingga nanti masyarakat bisa memanfaatkan untuk membuat kegiatan di sana,” sebutnya.
Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad menambahkan bahwa jalan yang sudah sudah selesai dikerjakan, akan dijaga sehingga tidak ada kendaraan yang parkir di sana.(HP)












