HUMAS PEMKO BATAM – Walikota Batam, Muhammad Rudi menjadi bintang tamu dalam acara talk show Hallo Batam special dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Batam FM ke-23, Senin (12/11) di Tanjung Pinggir, Sekupang. Acara yang dipandu langsung oleh Pimpinan Batam FM, Yanti Larasati ini cukup mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat Batam. Cukup banyak masyarakat yang berinteraksi langsung dengan Walikota yang bertanya tentang pembangunan Batam.
“Terimakasih kepada Batam FM dan tak lupa saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-23 kepada Batam FM. Juga kepada masyarakat Batam saya ucapkan terimakasih, pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri semua harus menyatu termasuk dukungan dari masyarakat,” sebut Rudi mengawali talk show pagi itu.
Rudi menjelaskan saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah membangun infrastruktur di Kota Batam dengan tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata mancangera (Wisman). Melalui apa yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam. Diakuinya saat ini jumlah kunjungan Wisman ke Batam sudah lebih dari angka satu juta dan dia optimis hingga akhir tahun 2018 bisa tembus ke angka dua juta jiwa.
“Tahun 2017 lalu pertumbuhan ekonomi berada di angka tiga persen, alhamdullillah sekarang sudah hampir lima persen. Salah satu yang kita bangun adalah infrastruktur jalan untuk meningkatkan kunjungan wisata. Dulu Batam ini kurang menarik karena kurang fasilitas, oleh karena itu jalan kita lebarkan,” sebut Rudi.
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur dilakukan dengan memanfaatkan PAD Kota Batam yang bersumber dari pajak dan retribusi. Harapannya sampai ia selesai menjabat sebagai Walikota Batam pada 2021 mendatang, jalan Batam Bagian Timur selesai dikerjakan. Yang harus selesai dikerjakan tahun 2019 menurutnya jalan sekitar Nagoya, Bengkong dan salah satunya Simpang Tiban III, Sekupang. Jangka panjang jalan Tiban III akan dibuka menuju laut dan akan dibuat ring road. Sehingga kunjungan Wisman semakin meningkat dan wisata menjadi hidup.
“Dari Jodoh, bandara sampai Panbil insyaallah selesai sebelum akhir jabatan saya. Untuk daerah Batuaji dan Sagulung akan kita bangun tapi ada skala prioritas. Saya minta maaf kepada masyarakat Batuaji dan Sagulung. Bukan berarti jalan di sana tidak kita bangun tapi kita selesaikan dulu di daerah Batam Bagian Timur baru menuju ke sana,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu Rudi juga menjelaskan tenyang pelayanan perizinan yang terdapat di Mal Pelayanan Publik (MPP). Rudi mengatakan selain proses perizinan dan regulasi yang menarik investor berinvestasi di Batam keamanan dan kenyamanan juga menjadi faktor utama.
Selanjutnya terkait aset yang diserahkan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rudi mengatakan telah dikelola oleh Pemko seperti Masjid Agung Batamcentre sudah dipasang pendingin ruangan. Bahkan pada tahun 2019 telah dianggarkan untuk rehab bangunan Masjid Agung Batamcentre. Untuk aset Masjid Baiturahman dalam waktu dekat menurutnya akan dilakukan perbaikan sound system. Pemko Batam saat ini juga tengah membangun Masjid Agung Sultan Mahmud Riayat Syah III di Batuaji. Diharapkan dengan masjid yang berkapasitas 25 ribu jamaah ini dapat meningkatkan kunjungan wisata dan menghidupkan perekonomian masyarakat Batuaji.
Talk Show Hallo Batam hari itu juga dihadiri Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlanga, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam serta beberapa pendengar setia Batam FM. Acara Talk Show pagi itu ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Walikota Batam bersama-sama dengan tamu yang hadir.(HP)