Home Foto Pembukaan MTQ ke-25 Nasional berlangsung Meriah

Pembukaan MTQ ke-25 Nasional berlangsung Meriah

0
207

BATAM – Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka secara resmi pelaksanaan Mushabaqoh Tilawatil Qura’an (MTQ) ke-25 Nasional, Jum’at (6/6) di lapangan Engku Puteri. Acara secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh presiden.

Pembukaan diawali dengan defile 33 Provinsi se-Indonesia. Defile dibuka dengan 25 bendera merah putih yang dibawa oleh anggota Paskibraka, dilanjutkan dengan bendera LPTQ serta arakan piala presiden. Hadir pula Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang terdiri dari tokoh lintas agama yang menggambarkan tema MTQ nasional yakni harmoni dalam keberagaman.

Gubernur Kepri Muhammad Sani mengatakan seluruh masyarakat Kepri berterima kasih telah ditunjuk menjadi tuan rumah. “Selaku tuan rumah kami mengicapkan terima kasih dan selamat datang kepada Bapak Presiden beserta ibu serta undangan lainnya,” katanya.

Sani menuturkan berbagai persiapan telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri dalam menyambut MTQ ke-25 nasional. Diantaranya adalah pembangunan astaka utama yang diilhami arsitektur masjid Nabawi di Madinah yang direfleksikan dengan cita rasa budaya melayu. Dari segi estetika dibangun delapan menara permanen seperti di Masjid Nabawi.

“Paska MTQ ke-25 nasional ini, Astaka dihibahkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Astaka ini akan menjadi museum religi dan budaya yang diharapkan akan meningkatkan jumlah wisatawan lokal maupun mancanegara,” paparnya.

Tema MTQ yakni “Aktualisasi Nilai-nilai Universal Alquran untuk Pencerahan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang Rukun dan Damai”. Dengan subtema “Harmoni Dalam Keberagaman”. Menurut Sani, hal ini didasari masyarakat Kepri adalah miniatur bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, bangsa dan agama tapi dapat bersatu sehingga masyarakat bisa aman dan damai,” imbuhnya.

Sani memaparkan, MTQ ke-25 nasional ini diikuti 1452 kafilah dalam 7 cabang dan 21 golongan perlombaan. Pelaksanaan MTQ juga disejalankan dengan berbagai pameran yakni Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI), pameran peradaban islam, pameran investasi daerah dan Kepri Syariah Expo.

Sementara Menteri Koordinaror bidang Kesejahteaan Masyarakat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan pergelaran MTQ telah membudaya di masyarakat Indonesia karena diadakan berjenjang mulai dari tingkat desa sampai nasional. “Bahkan di tingkat internasional, Indonesia selalu mengirimkan wakilnya dan selalu mendapat prestasi yang membanggakan,” katanya

MTQ, sebut menkokesra sebagai ajang meningkatkan minat baca Al-Quran di masyarakat. Dengan kecanggihan teknologi dan peranan media sosoal diharapkan akan berdampak positif untuk membentuk moral masyarakat. “Al-qur’an bukan hanya dibaca dan dihapal, tapi harus diamalkan dan dipedomani dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono mengatakan MTQ sebagai sarana menyemarakkan syiar islam dan pengalaman Al-Qur’an. “Tahun ini, MTQ nasional dilaksanakan di Batam yang merupakan daerah pusat pertumbuhan ekonomi dan pintu gerbang internasional di Indonesia bagian barat,” katanya. 

Menurut presiden, hal ini menunjukkan walaupun Batam sebagai kawasan industri tapi tidak meninggalkan agama. Di kota apapun dan kegiatan apapun agama harus dijadikan pedoman kehidupan. “Kemajuan ekonomi dan teknologi jangan sampai menjauhkan masyarakat dari agama,” paparnya.

Sejarah mencatat, jauhnya agama dari masyarakat menyebabkan runtuhnya bangsa tersebut. “Masyarakat yang senantiasa mengaktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup akan menjadi bangsa yang maju, unggul dan bermartabat,” imbuh SBY.

Presiden memaparkan, MTQ tahun ini merupakan MTQ terakhir dalam masa jabatannya sebagai presiden. Ia berpesan agar MTQ tetap dilanjutkan di masa datang dengan pelaksanaan yang lebih baik.

“Jadikan MTQ bukan hanya perlombaan tetapi untuk syiar islam dan media edukasi bagi umat islam agar masyarakat senantiasa mencintai dan memuliakan Al-Qur’an,” sebutnya.

Acara dipandu pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) Imam Priyono dan Chaerini yang merupakan presenter Televisi Republik Indonesia (TVRI). Penonton juga dihibur bintang tamu Ebiet G. Ade yang membawakan dua lagu yakni Mengarungi Keberkahan Tuhan yang merupakan ciptaan Bapak Presiden SBY dan lagu sketsa Rembulan Emas.

Pagelaran spektakuler pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXV lengkap dengan aqua scan show, laser dan pencahayaan yang dipadukan dalam tarian kontemporer. 

Aqua scan dipadu dengan laser, tata cahaya dan sistem suara yang megah dihadirkan untuk memperkuat cerita perjalanan Islam dari mulai masa jahiliah, turunnya Al Quran hingga masa kejayaan Islam.

Acara juga dimeriahkan penampilan 130 pemain Orkestra dan Kepri Choir, 200 orang penari persembahan dari siswa-siswi Sekolah Dasar se-Batam. Acara ditutup dengan penampilan 550 orang penari kolosal dari siswa-siswi SMP dan SMA di Batam yang membawakan tarian berjudul Bahreta Zuriat Mustika,

NO COMMENTS