BATAM – Wakil Walikota Batam, Rudi menghadiri rapat kesiapan acara Pembukaan Mushabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXV, Senin (2/6) di Hotel Harmoni One. Rapat persiapan terakhir tersebut bersama unsur Pemerintah Provinsi Kepri, Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) dan protokol istana kepresidenan.
Menurut Rudi, Batam sebagai tuan rumah sudah siap ikut mensukseskan gelaran MTQ Nasional XXV. Berbagai infrastruktur dan pendukung lainnya hampir rampung. “Saat ini sedang persiapan tenda di arena pembukaan di kawasan Engku Puteri,” katanya.
Pembukaan MTQ Nsional XXV direncanakan digelar Jum’at (6/6) malam. Pembukaan sendiri akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Para pendukung acara sudah melakukan persiapan sejak enam bulan lalu dan akan menggelar gladi pada 3-4 Juni mendatang.
Ketua Bidang Acara Panitia MTQ Nasional, Buralimar mengatakan presiden SBY akan disambut oleh adat Melayu seperti penyambutan dengan kompang, pengalungan bunga serta tari persembahan. Saat pembukaan, panitia menyiapkan 250 pemain kompang untuk menyambut pemukulan gendang saat pembukaan MTQ NAsional XXV, 250 orang paduan suara ibu-ibu Majelis Taklim, 130 pemain Orkestra dan Kepri Choir, 200 orang penari persembahan dari siswa-siswi Sekolah Dasar se-Batam serta 550 orang penari kolosal dari siswa-siswi SMP dan SMA di Batam. “Para penari kolosal terebut akan membawakan tarian berjudul Bahreta Zuriat Mustika,” katanya.
Selain itu, pihak panitia juga menghadirkan pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) yakni Imam Priyono dan Chaerini yang merupakan presenter Televisi Republik Indonesia (TVRI). Pada saat pembukaan, juga akan dihibur bintang tamu Ebiet G. Ade. “Ebiet G. Ade akan membawakan dua lagu yakni Mengarungi Keberkahan Tuhan yang merupakan ciptaan Bapak Presiden SBY dan lagu sketsa Rembulan Emas,” imbuh Buralimar.
Saat pembukaan tersebut juga digelar pawai Defile khafilah dari 33 Provinsi se-Indonesia. Tiap penamilan khafilah diiringi lagu daerah masing-masing. Selain rangkaian kontingen, susunan defile yakni pembawa bendera merah putih, pembawa bendera MTQ, pembawa logo MTQ nasional, arakan piala presiden, Forum kerukunan beragama Kepri yang diikuti oleh tokoh lintas agama. “Kehadiran tokoh lintas agama sejalan dengan tema MTQ Provinsi XXV yakni harmoni dalam keberagaman,” paparnya.
Panitia merancang pagelaran spektakuler pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXV lengkap dengan aqua scan show, laser dan pencahayaan yang dipadukan dalam tarian kontemporer. Pagelaran aqua scan merupakan teknologi tiga dimensi (3D) terkini dengan menggunakan air yang mampu menghadirkan berbagai bentuk benda, hewan atau apa pun ke tengah-tengah arena sehingga membuat suasana lebih hidup.
Aqua scan dipadu dengan laser, tata cahaya dan sistem suara yang megah dihadirkan untuk memperkuat cerita perjalanan Islam dari mulai masa jahiliah, turunnya Al Quran hingga masa kejayaan Islam.
Acara penutupan MTQ akan diselaraskan dengan penutupan Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) hingga diperkirakan akan lebih meriah dengan penampilan para seniman Indonesia. Penutupan MTQ Nasional XXV direncanakan ditutup Wakil Presiden RI, Boediono.