Jembatan ini mulai dibangun Mei 2015. Pembangunan jembatan ini menelan anggaran Rp2,5 milyar. Akhir tahun ini, masyarakat di kedua pulau tersebut akan terhubung sehingga mobilisasi masyarakat semakin mudah.
Wawako Batam, Rudi mengatakan pembangunan jembatan ini diharapkan akan mempermudah akses masyarakat. Khususnya bagi anak-anak Tanjung Kubu yang akan bersekolah di Pulau Bulang Kebam. “Di Pulau Bulang Kebam ada SD dan SMP. Selama ini, mereka bersekolah harus melalui jalur laut. Sekarang diharapkan lebih mudah,” katanya.
Dikatakan Rudi, Pulau Tanjungkubu merupakan daerah penghasil pertanian dan peternakan. Di pulau tersebut ada peternakan, Sapi, Lembu dan ayam. Selain itu, juga penghasil sayur-sayuran dan buah-buahan. “Dengan adanya jembatan ini diharapkan akses dan distribusi hasil-hasil pertanian dan peternakan tersebut semakin lancer dan mempermudah masyarakat,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Rudi juga membagikan paket sembako murah putaran kedua di Kecamatan Bulang. Putaran Pertama dilaksanakan di 12 Kecamatan pada 21 April-12 Mei 2015. Sementara putaran kedua akan dilaksanakan di 12 Kecamatan pada 8 Juni – 16 Juni 2015.
Pemko Batam menyediakan jumlah paket sembako yang didistribusikan sebanyak 43 ribu paket dalam dua putaran. Untuk putaran kedua ini akan didistribusikan sebanyak 21.500 paket. Untuk tiap paket masyarakat membayar Rp50 ribu per paket yang terdiri dari 5 kg beras, 2 kg gula pasir dan 2 liter minyak goring yang semuanya dalam kemasan pabrik.
Menurut Rudi, Pemko Batam mempunyai program untuk masyarakat yakni beras miskin, bantuan iuran BPJS dan bedah rumah. Rudi mengimbau bagi masyarakat yang merasa berhak untuk mendapatkan bantuan tersebut agar segera melapor ke kelurahan. “Pihak kelurahan diharapkan proaktif sehingga bantuan tersebut bisa tersalurkan dengan tepat sasaran,” papar Rudi.