Home Foto Wako dan Sejumlah Tokoh Ikuti Ceramah Umum Mahathir Mohamad

Wako dan Sejumlah Tokoh Ikuti Ceramah Umum Mahathir Mohamad

0
129

JAKARTA – Walikota Batam, Ahmad Dahlan bersama sejumlah tokoh pemerintahan, akademisi, hingga partai politik mengikuti ceramah umum bertema ‘Malaysia-Indonesia: Dulu, Kini, dan Selamanya’ yang disampaikan oleh mantan perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad di Auditorium Bank Mega, Jakarta, Senin (14/4). Acara yang diselenggarakan oleh Komite Ekonomi Nasional (KEN) Republik Indonesia ini dilakukan mengingat Indonesia dan Malaysia adalah Negeri  Jiran yang terdekat, memiliki banyak persamaan.

“Saya datang ke Jakarta untuk sampaikan ucapan bertajuk ‘Malaysia-Indonesia. Dahulu, kini dan selamanya, kita adalah jiran yang terdekat dan punya banyak persamaan,” terang Mahathir.

Pimpinan Partai UMNO itu menerangkan, kerjasama kedua negara ini tak hanya menguntungkan kedua belah pihak. Melainkan juga bisa memberikan keuntungan bagi wilayah Asia Tenggara dan juga ASEAN.”Kita percaya bahwa kerjasama keduanya akan membuahkan suatu yang baik, juga akan memberikan yang baik pula pada ASEAN region. Saya ke mari untuk merapatkan hubungan antar 2 jiran untuk kebaikan 2 negara dan ASEAN,” imbuhnya.

Judul kuliah umum: ‘Dahulu, Kini, dan Selamanya’, dipilih karena Mahathir menyadari dasar partainya juga memiliki kesamaan dengan kalimat itu. Dengan cara menjaga hubungan 2 negara. “UMNO menganggap Indonesia itu saudara,” kata Mahathir.

Secara pribadi Mahathir Mohamad mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas partisipasinya dalam upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines MH 370. Menurutnya kejadian hilangnya pesawat MH 370 merupakan kejadian luar biasa yang tidak terduga dan tidak pernah berlaku dimana-mana.

Dirinya  juga mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Umum dengan baik sehingga diharapkan mampu membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. “Dengan jumlah pulau 17 ribu Indonesia mampu melaksanakan pemilu dengan baik, lancar dan aman terkendali. Semoga dengan pemerintahan yang baru kami dapat terus bekerja sama dan pada tahun 2015 mampu membuka pasaran di ASEAN”, jelas Politikus Malaysia berusia 89 tahun ini.

Ia juga meminta kedua negara tak mempersoalkan hal kecil, dan hal yang remeh. Bila masalah kecil diperbesar, dampaknya malah buruk bagi hubungan bilateral tersebut. “Ada masalah kecil, kita dapati efek ini cukup besar. Indonesia penduduk yang ramai, sumber daya alam yang banyak, kita perlu mencari jalan bagaimana kita dapat gunakan aset ini untuk bangun negara masing-masing,” pungkas Mahathir.

NO COMMENTS