Humas Protokol Batam Batu Aji- Wali Kota (Wako) Batam, Muhammad Rudi, Jumat (8/9) memberikan kuliah umum dalam acara Pengenalan Perkuliahan dan Kamus (P2K) bagi mahasiswa dan mahasiswi baru di lingkungan Universitas Putra Batam. Pada kesempatan itu, Wako mengajak para mahasiswa turut berperan dalam pengembangan Pariwisata di Kota Batam. Melemahnya harga minyak dan gas dunia berdampak pada lesunya perekonomian di Kota Batam, sehingga membuat
Pemerintah Kota Batam mencari alternatif untuk terus menggerakkan roda perekonomian Batam. Diantaranya langkah yang diambil Pemerintah Kota Batam untuk menghidupkan sektor pariwisata adalah dengan meningkatkan pembangunan dibidang infrastruktur. Tahun 2018 untuk infrastruktur selesai pembangunan jalan pada Batam bagian Timur. Kenapa Batam bagian Timur, menurutnya karena pusat ekonomi Batam ada di daerah tersebut. Momen itulah yang diambil oleh Pemerintah Kota Batam untuk mengembangkan sektor pariwisata.
“Sampai hari ini Batam masih dikenal sebagai kota industry. Ketika nilai jual turun ini berdampak pada pembangunan daerah yang juga turun. Kita mau tingkatkan pembangunan ekonomi yang 2 persen kita tingkatkan kembali menjadi 6 atau mencapai 7persen. Untuk itu Pemko Batam akan merubah Batam sebagai kota pariwisata,” ujarnya di tengah ribuan mahasiswa.
Mengembangkan pariwisata Batam, Wako mengajak mahasiswa untuk berkreasi sehingga pariwisata Batam bergejolak. Peran mahasiswa sebagai generasi muda sangat dibutuhkan dalam pembangunan satu daerah. Salah satunya yang dapat dilakukan mahasiswa adalah dengan memberikan pelayanan yang baik kepada setiap turis yang datang serta memanfaatkan keahlian bahasa yang dimiliki.
Dari sektor pariwisata, menurutnya tidak sedikit uang yang diterima oleh pelaku usaha di Batam. Mulai dari datangnya seorang wisatawan sampai kembali ke daerah asalnya, akan terjadi perputaran uang yang tentunya akan kembali menghidupkan sektor perekonomian di Kota Batam.Wako menghimbau agar mahasiswa dapat menjaga Batam dari segi budaya dan tingkah laku. Dengan demikian maka setiap wisatawan yang berkunjung ke Batam akan merasa aman dan nyaman.
“Kita akan targetkan wisatawan baik domestic maupun macanegara yang datang ke Batam mencapai 3 juta jiwa pada tahun 2018 mendatang. Untuk itu, kalian harus membantu pemerintah bagaimana agar sektor pariwisata di Kota Batam bisa berkembang dan maju,” sebutnya.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, Pemerintah Kota Batam juga akan menata ulang kembali kawasan Jodoh Boulevard. Membangun pantai yang ada di sekitar daerah Jodoh yang nantinya dapat dikunjungi oleh wisatawan dan warga Batam sendiri. Data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, jumlah Wisatawan Mancanegara yang masuk ke Batam hingga Juli
2017 berjumlah 1.180.399 jiwa.(*HP)