Home Foto Wakil Waikota Buka Kegiatan Kejutan Seafood

Wakil Waikota Buka Kegiatan Kejutan Seafood

0
159

Batam – Kesadaran masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi makanan laut (seafood) masih tergolong rendah. Berdasarkan data FAO tahun 2012, konsumsi seafood Indonesia sebanyak 33 kilogram per kapita per tahun. Jumlah ini masih jauh tertinggal dibanding negara lain, seperti Singapura yang mencatat angka konsumsi seafood 48,1 kg per kapita per tahun, dan Malaysia 56,1 kg per kapita per tahun.

“Kesadaran masyarakat Indonesia untuk makan seafood lebih rendah dibanding makan ayam. Padahal kandungan nutrisi seafood lebih bayak dari ayam,” kata Brand Manager Fiesta Seafood, Anna Wibowo dalam acara Kejutan Seafood di BCS Mall, Minggu (24/5).

Ia menjelaskan bahwa seafood ini sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Karena mengandung protein yang banyak, omega 3, omega 9.

“Seafood segar itu justru mengandung nutrisi, omega 9 yang menghilangkan kolesterol jahat dalam darah. Maka dari itu kita dari Fiesta Seafood juga merasa punya kewajiban untuk mengampanyekan makan seafood,” ujarnya.

Kota Batam dipilih menjadi salah satu lokasi roadshow karena Batam dikelilingi laut. Sehingga masyarakatnya tentu sudah familiar dengan makanan laut. Fiesta Seafood hadir sebagai salah satu pilihan olahan makanan seafood bagi masyarakat. Terutama yang ingin masak secara praktis namun tetap sehat karena dibuat tanpa bahan pengawet.

Anna mengatakan Fiesta Seafood memiliki banyak pilihan produk. Mulai dari yang digoreng, berbentuk dimsum yang cara masaknya dikukus, hingga seri wonton yang mengandung sayuran.

Dan pada kesempatan ini, Fiesta Seafood juga menghadirkan Chef Arnold Purnomo yang langsung mencontohkan kreasi pengolahan Fiesta Seafood bagi pengunjung.

“Semoga apa yang dibagikan di sini bisa bermanfaat bagi masyarakat ke depannya,” kata Anna.

Wakil Walikota Batam, Rudi yang hadir bersama istrinya, mengajak pengunjung terutama ibu-ibu untuk memperhatikan dengan baik apa yang disampaikan koki tersebut. Sehingga diharapkan bisa menjadi bekal ibu-ibu untuk diterapkan di rumah atau bahkan menjadi lahan berusaha.

“Masyarakat Batam ini hampir 20 persennya suka makan di luar, artinya ini kesempatan yang bisa Bapak Ibu ambil. Tinggal mempelajari tingkatan mutunya. Jadi mari sama-sama kita

NO COMMENTS