HUMAS PEMKO BATAM– Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Pelayanan Kepegawaian se Wilayah Kerja Kantor Regional III, Kamis (5/4) di Hotel Planet Holiday. Rakor yang dibuka oleh Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dihadiri oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Kepala Kantor BKN Regional III, Ima Sumaria mengatakan Rakor ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi pelayanan kepegawaian baik urusan kepangkatan, pensiun maupun mutasi. Diharapkan melalui Rakor ini ada standar yang sama dalam penyelesaian administrasi kepegawaian baik tingkat Kantor Regional maupun pusat.
“Nanti akan dibahas perihal ketepatan pengusulan kepangkatan, kelengkapan berkas serta rekonsilasi data antara kabupaten/kota dengan BKN,” ujar Ima selaku Ketua Pelaksana.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terimakasih karena telah memilih Batam sebagai tempat diselenggarakannya Rakor.
Peserta Rapat Koordinasi Peningkatan Pelayanan Kepegawaian Se Wilayah Kerja Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara. Wali Kota menyampaikan bahwa Batam saat ini tengah melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Ini sebagai salah satu langkah Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang menurun ditahun 2017. Meningkatnya jumlah kunjungan ke Batam merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Batam.
“Saya mohon maaf jika orang yang datang ke Batam tidak nyaman, karena Batam sedang berbenah. Saya juga mengucapkan terimakasih karena kegiatan nasional dilaksanakan di Kota Batam. Tentunya kunjungan bapak/ibu berdampak pada kenaikan PAD Kota Batam,” katanya.
Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelayanan kepegawaian tidak bisa lepas dari regulasi baru. Harapannya dalam manajemen kepegawaian PNS harus diatur mulai dari penyelenggaraan sampai pensiun. Ia mengatakan ketika mengajukan formasi hendaknya ditentukan posisi yang betul-betul diperlukan. “Bukan merekrut PNS untuk menyelesaikan pekerjaan tetapi kita ingin merekrut pemimpin masa depan. Jadi didiklah mereka sebagai pemimpin masa depan dengan memberikan pekerjaan bersifat teknis,” sebut Bima.
Harapannya kedepan bagaimana data kepegawaian antara BKD bisa connect ke BKN. Ini tidak terlepas dari inovasi dan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Salah satunya aplikasi kepegawaian yang kini tengah dikelola adalah Simpeg. Menurutnya aplikasi Simpeg ini akan di evaluasi dan jika memang bagus akan diberlakukan secara nasional. “Sehingga ke depan itu orang yang pensiun Sk pensiunnya bisa langsung jadi. Kalau sekarang system online, bagaimana ke depan bisa diakses secara mobile,” pungkasnya.(HP)