Home Siaran Pers Mayoritas Warga Kecamatan Batuampar Minta Semenisasi Jalan Melalui PIK

Mayoritas Warga Kecamatan Batuampar Minta Semenisasi Jalan Melalui PIK

0
323

HUMAS PROTOKOL BATAM– Masyarakat Perumahan Palem Raya Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar merasa senang. Karena akhirnya setelah sepuluh tahun jalan di perumahan mereka telah disemen. Semenisasi jalan ini dibangun melalui program Pemberdayaan Masyarakat Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PM-PIK) tahun 2017. Perwakilan warga mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang telah mengalokasikan anggaran untuk program PIK setiap tahunnya untuk kegiatan. Dari empat kelurahan pekerjaan PM-PIK yang mendominasi di Kecamatan semenisasi jalan disamping pembangunan batu miring, drainase, gedung serba guna dan pelantar. Tercatat tahun 2017 lalu melalui PM-PIK 19 paket pekerjaan semenisasi yang tersebar di Kecamatan Batuampar.

Warga juga mengatakan bahwa alat berat amphibi untuk untuk menggali parit juga telah masuk dan mulai bekerja. Warga juga berencana untuk melukis jalan yang ada di perumahan itu agar menjadi lebih menarik. Permintaan lain yang disampaikan warga agar dibangunkan pagar pembatas di bagian belakang perumahan. Ini sangat perlu mengingat pernah terjadi kehilangan di salah satu rumah warga yang ada di sana.

“Kami warga perumahan Palem Raya sudah bisa menikmati jalan lingkungan yang layak setelah menunggu selama sepuluh tahun,” ucap salah seorang warga kepada Wali Kota dalam acara pertemuan program PM-PIK Kecamatan Batuampar, Selasa (10/4).

Selain warga Perumahan Palem Raya, masyarakat di Kelurahan Batu Merah juga bersyukur dengan dibangunnya Pelantar atau Jerambah Beton di RT 005 RW 006. Dengan telah dibangunnya Jerambah Beton itu masyarakat Kelurahan Batu Merah sudah bisa merasakan manfaat secara langsung. Jerambah sepanjang 70 meter ini dibangun melalui anggaran PM-PIK Tahun 2017. Kelurahan Batu Merah memperoleh 14 kegiatan PIK tahun 2017 lalu dan ditahun 2018 terdapat 26 kegiatan PIK.

Kepada Wali Kota, masyarakat juga meminta agar di lingkungan mereka dibangun sekolah negeri dari tingkat SD, SMP dan SMA. Yang lebih prioritas adalah status lahan Kampung Tua Batu Merah yang sampai saat ini masih belum ada kejelasan. Hal lain yang disampaikan warga agar Pemko Batam menertibkan keberadaan Warnet yang telah membuat resah orang tua di sana. Warga mendesak agar status lahan ini dapat segera diberikan agar menjadi hak milik.

Usai berdialog dengan warga kelurahan Batu Merah, Wali Kota melanjutkan peninjauan ke Kelurahan Sungai Jodoh. Di Kelurahan Sungai Jodoh terdapat 8 kegiatan PM-PIK yang dikerjakan tahun 2017. Salah satunya yang disyukuri warga adalah semenisasi jalan yang telah dikerjakan tahun 2017 lalu. Dengan dilakukannya semenisasi ini dampaknya sangat dirasakan oleh warga sekitar. “Jika tidak ada pemberdayaan dari pemerintah jalan perumahan ini masih hancur kondisinya sampai saat ini. Kepada Pak Wali, kami masyarakat RW 05 Kelurahan Sungai Jodoh sangat berterimakasih,” katanya.

Di Kelurahan Kampung Seraya, Wali Kota beserta rombongan meninjau gedung serba guna di RT 001/RW 001 Kampung Seraya. Tak lupa warga mengucapkan terimakasih atas seluruh pembangunan yang dilakukan melalui program PM-PIK yang dilakukan oleh Pemko Batam. Menanggapi apa yang disampaikan warga, Wali Kota berkomitmen untuk terus menganggarkan melalui APBD untuk kegiatan PM PIK. Program percepatan infrastruktur ini menurutnya tidak hanya dilakukan di tingkat kelurahan tetapi juga tingkat kota. Pemko Batam sejak tahun lalu menurutnya telah memulai pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Batam bagian timur.

“Saya berharap ada perubahan di tempat mendasar seperti perumahan dan pasar. Keingin saya mengembalikan Batam menjadi kota yang maju agar orang datang berkunjung ke Batam,” kata Wali Kota memberi penjelasan kepada warga.

Wali Kota mengatakan bahwa kegiatan pembangunan infrastruktur ini telah dimulai sejak tahun 2016 lalu. Setiap tahun dana yang dianggarkan meningkat menjadi Rp1 miliar ditahun 2017. Di tahun 2018 Pemko Batam telah menganggarkan sebesar Rp1,1 miliar selanjutnya ditahun 2019 direncanakan dianggarkan Rp1,3 miliar melalui APBD. Menurutnya apabila usulan yang menjadi skala prioritas agar dapat diusulkan melalui Musrenbang.

Persoalan lahan kampung tua menurutnya adalah salah satu hal yang mendesak dan harus segera diselesaikan. Menurutnya sudah saatnya pengelolaan lahan di Kota Batam diserahkan ke Pemerintah Daerah, sehingga status kepemilikan lahan di Kota Batam bisa menjadi hal milik dan masyarakat tidak menyewa kepada Negara. Untuk menyelesaikan persoalan lahan ini ia berjanji agar segera menuntaskan sebelum masa jabatannya berakhir. Terkait pembangunan sekolah, Wali Kota menolak jika membangun di area laut.

“Kita memang tidak punya lahan bapak/ibu. Oleh karena itu doakan semoga Presiden segera menandatangani Kepres, sehingga urusan kemasyarakatan bisa diserahkan kepada Pemko Batam,” sebutnya.

Meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam, salah satu langkah yang diambil adalah dengan menjadikan Batam sebagai kota wisata. Diyakini dengan dibangunnya Batam akan banyak orang yang datang berkunjung sehingga terjadi perputaran uang di Kota Batam.

“Target saya jumlah kunjungan Wisata Mancanegara 1,5 juta meningkat menjadi 3 juta. Itu bisa terwujud jika kota ini kita bangun jalannya, tempat wisatanya kita siapkan. Yakinlah orang akan datang dengan sendirinya ke Batam. Pantai di Nongsa akan saya buat seperti pantai yang ada di Bali. Jika orang sudah datang ke Batam berapa banyak uang yang akan berputar di Batam. Ini menjadi salah satu sumber untuk meningkatkan PAD Kota Batam,” jelas Wali Kota.

Diyakinya apabila PAD Kota Batam sudah mencapai Rp2 triliun maka pembangunan dapat dilakukan secara merata di Kota Batam. Wali Kota juga menjelaskan transisi Free Trade Zona (FTZ) menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menurutnya apabila sudah ada pembagian tugas yang jelas antara Pemko Batam dengan Badan Pengusahaan Batam maka akan memudahkan Pemko dalam mengurus Fasum dan Fasos yang ada di Kota Batam.(HP)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

NO COMMENTS

×

Halaman ini disimpan untuk keperluan arsip.
Semua konten bersifat read-only dan tidak diupdate lagi