Home Foto Kawal Usulan Batam, Wako Hadiri Musrenbangnas

Kawal Usulan Batam, Wako Hadiri Musrenbangnas

0
182

JAKARTA – Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan bersama kepala-kepala daerah dari seluruh Indonesia menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (MUSRENBANGNAS) 2014 yang digelar, Rabu (30/4) di Ballroom Hotel Bidakara Jakarta. Musrenbangnas dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan mengangkat tema, “Melanjutkan Reformasi Bagi Percepatan Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan”.
Musrenbangnas 2014 ini berlangsung selama 1 hari dan sebelumnya telah dilakukan pra musrenbangnas selama 2 hari. Pada pra musrenbangnas tersebut usulan terbanyak dari kota batam terdapat pada dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Kota. Penekanan pada program pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman serta pelaksanaan pengembangan sanitasi dan persampahan. Selain itu, program penempatan dan perluasan kesempatan kerja menjadi prioritas yang dibawa dalam musrenbangnas 2014 dalam menyongsong AFTA 2015. Hal inilah yang menjadi perhatian khusus dari walikota Batam, sekaligus mengawal usulan-usulan tersebut.
Musrenbangnas 2014 digelar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2015 serta untuk mensosialisasikan hasil pelaksanaan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I dan KIB II. Tahun 2015, prioritas pembangunan yang dicanangkan pemerintah adalah percepatan pembangunan ekonomi dengan mendorong reformasi di segala bidang.

Target Masyarakat Miskin Turun Hingga 10 persen

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Armida Alisjahbana menargetkan angka masyarakat miskin turun hingga 10 persen. Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen tahun depan. “Akhir 2015 diharapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen dan kemiskinan turun jadi 10 persen,” ujar Armida,
Armida menjelaskan target itu bisa tercapai, selama pemerintah fokus dalam bekerja. Selain itu pertumbuhan ekonomi juga harus merata di seluruh daerah. “Percepatan ekonomi yang menyeluruh akan meningkatakan daya saing,” jelas Armida.
Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam amanatnya menyampaikan ke depan akan ada tantangan dan harapan bagi presiden baru. Tantangannya adalah 
terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi menuju emerging market dalam 5 – 10 tahun. Selain itu, Presiden baru juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan indikator meningkatnya indek pembangunan manusia (IPM) yang makin tinggi. “masih banyak lagi pekerjaan rumah tangga yang harus dikerjakan untuk kesejahteraan rakyat di masa pemerintahan yang baru”,pesan SBY
Dalam kesempatan itu juga SBY sekaligus berpamitan menjelang akhir masa jabatannya. “Selama saya mengemban tugas, jika ada hal-hal yang tidak berkenan kepada saudara, meskipun bagi saya tidak ada yang pribadi, saya menjalankan tugas dengan kepemimpinan dan manajemen yang saya pilih, itu adalah tugas negara. Semuanya untuk rakyat kita. Namun demikian saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucap SBY disambut tepuk tangan para peserta Musrenbangnas.

NO COMMENTS