HUMAS PROTOKOL BATAM- Sebanyak 1.899 pekerja di Kota Batam menerima sertifikat kompetensi peningkatan tenaga kerja Rabu (18/10) di Vista Hotel. Secara simbolis sertifikat kompetensi diserahkan oleh Wali Kota (Wako) Batam, Muhammad Rudi kepada perwakilan pekerja. Secara rinci sertifikat kompetensi ini diserahkan kepada pekerja di bidang pariwisata sebanyak 780 orang, bidang perhotelan 565 orang, bagian HRD 65 orang dan di bidang industry 339 orang dan industry (internasional) 150 orang. Sertifikat kompetensi ini dikeluarkan oleh BNSP dan Internasional.
Dalam sambutannya Wako mengajak agar pekerja yang telah memiliki sertifikat kompetensi untuk dapat memanfaatkan keahlian yang dimiliki. Wako mendorong agar pekerja tidak hanya mencari kerja di daerah saja, namun juga bisa ke luar negeri. Untuk keahlian yang dianggap masih kurang, Wako mengimbau agar pekerja mengupgrade diri sendiri.
“Kuasai Bahasa Inggris. Dengan begitu kalian bisa bersaing dan bekerja di luar negeri ditambah dengan kompetensi yang kalian miliki,” katanya memberi semangat kepada para pekerja.
Kemajuan Batam menurutnya berada di tangan pekerja, sehingga Wako juga mengajak agar pekerja dapat menjaga Batam agar tetap kondusif. Wako mengingatkan agar pekerja tidak menyampaikan informasi yang tidak benar melalui media social. Hal tersebut akan berdampak pada kondisi Batam, terlebih informasi yang disampaikan belum tentu kebenarannya.
“Pikirkan kepentingan bersama, jangan kalian hanya memikirkan kepentingan pribadi. Mari kita membangun Batam, jangan saling menyalahkan ,” paparnya.
Dalam kesempatan itu Wako juga menyampaikan mengenai pergantian Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam yang kini dijabat oleh Lukita Dinarsyah Tuwo. Harapannya, dengan adanya perombakan kepemimpinan ini semoga perekonomian yang lesu bisa bangkit kembali. Setelah dilantik, Wako akan menjadwalkan untuk melakukan dialog terbuka dengan unsur pimpinan BP Batam yang baru dilantik beserta dengan direktur di BP Batam. Rencananya dialog terbuka itu akan dilaksanakan pada Rabu mendatang, dan juga melibatkan unsur Muspida, DPRD Kota Batam dan LSM yang terkait.
“Kita akan mendengarkan apa yang menjadi program kerja dari BP Batam, karena program kerja yang telah ditetapkan di tahun 2016 lalu tidak ada yang berjalan. Jika kalian ada yang mau hadir untuk memonitor acara tersebut silahkan datang,” katanya mengundang.
Harapannya, dengan adanya kepemimpinan yang baru ini tidak ada lagi industry yang tutup, perizinan yang berbelit-belit, UWTO dan tidak ada lagi Peraturan Kepala BP (Perka) baru yang diterbitkan. Jika hal di atas telah dibenahi, Wako yakin pada tahun 2018 mendatang kondisi Batam bis kembali normal.
Kepada pekerja Wako juga memberikan informasi, bahwa pimpinan baru BP Batam diberi waktu oleh Mentri Perekonomian untuk mengalihkan status Batam dari FZ menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Berubahnya status namun tidak mengubah fasilitas yang ada sebelumnya, melainkan adanya pembagian wilayah kerja.
“Masalah investasi di Batam, silahkan BP Batam yang urus. Untuk permasalahan social kemasyarakatan serahkan ke Pemko Batam. Jika sudah ada pembagian maka mari kita berpacu untuk membangun Batam, mana yang hebat,” katanya penuh semangat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Rudi Sakyakirti mengatakan untuk kegiatan sertifikat kompetensi tersebut menghabiskan anggaran mencapai Rp15 miliar. Anggaran tersebut berasal dari pengurusan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) tahun 2017 sebesar Rp23,8 miliar. Rencananya pada tahun 2018 mendatang akan dilatih sebanyak 2.400 pekerja.
“Semoga dengan diberikannya sertifikat kompetensi ini, maka dapat mendorong dunia pariwisata di Kota Batam,” ujarnya.
Dalam laporannya, Rudi juga mengingformasikan bahwa aka nada tiga perusahaan di kawasan industry Muka Kuning yang akan tutup. Begitu juga di kawasan industry Batu Ampar terdapat satu perusahaan yang akan tutup. Diakuinya perusahaan tersebut sudah bertemu dengan Disnaker dan menurutnya Disnaker akan memfasilitasi.
“Kita akan fasilitasi. Seperti PT Sanmina, kita sudah dua kali berunding dan kita akan fasilitasi sampai permasalahannya selesai,” katanya mengakhiri sambutan.(HP)